Rahasia Meede

Rahasia Meede. Misteri Harta Karun VOC.

Baru saja memulai membaca novel (pinjaman) berjudul diatas yang merupakan karya E.S. Ito.

Sebenarnya aku kurang begitu suka membaca novel, tapi aku punya ketertarikan akansejarah. Membaca judulnya, komentar dari beberapa tokoh atas novel ini dan tentunya aku sedang tertarik tentang apapun informasi mengenai Belanda :P, akhirnya timbul hasrat untuk membaca dan menamatkan novel ini.

Berikut kesan yang kutangkap dari bagian yang sudah kubaca (pendapatku, kutulis ulang dengan bahasaku sendiri, dari yg terekam oleh pikiranku).

1. Prolog

Kutipan sejarah KMB di Den Haag. Perbedaan pendapat antara kaum muda dan tua Indonesia jaman itu. Sebuah teka-teki, yang sepertinya diluar yang ditulis di buku pelajaran sejarah, mengapa akhirnya Indonesia menerima perjanjian yang ditawarkan Belanda yang sebenarnya secara gamblang jelas merugikan Indonesia.

Kesanku menangkap :

- Awal dari seluruh cerita novel ini.

Komentarku :

- Tanpa melihat adanya rahasia yang menjadi teka-teki ini, harusnya kala itu Indonesia lebih kuat berdiplomasi agar tidak menjadi pihak yang dirugikan.

- Sebuah prolog yang bagus, berawal dari fakta sejarah dan menggiring ke alur cerita.

2. Bag. ke-1

Seorang wartawan asal Jakarta yang akan meliput berita di Papua, bertemu dengan wartawati lokal Papua. Wartawan ternyata punya teman dokter dan anggota TNI di Papua yang kedua-nya ternyata terlibat dalam kasus yang akan diliput si wartawan tersebut. Terdapat seorang korban pembunuhan yang teridentifikasi sebagai seorang birokrat pusat dari Jakarta. Nama korban dituliskan oleh si wartawan bersama dengan sederet nama-nama lain dari berbagai latar belakang. Memicu rasa penasaranku sebenarnya kejadian apa yang mengaitkan nama-nama ini yang mungkin sama-sama korban pembunuhan.

Kesanku menangkap :

- Sindiran untuk oknum TNI, ditakuti oleh warga setempat dan ada kerjaan sampingan memanfaatkan kekuasaannya dan fasilitas negara, sering bersitegang dengan wartawan.

- Sindiran untuk pemerintah pusat yang kurang memperhatikan Papua.

Komentarku :

ya begitulah :P

2. Bagian ke-2

Ada kelompok peneliti dari Belanda melakukan penelitian di Jakarta untuk mengungkap sebuah rahasia sejarah kota lama Batavia. Penelitian ini tampaknya untuk mengungkap sesuatu rahasia yang besar.

Kesanku menangkap :

- Sindiran untuk pemerintah yang mudah terkena bujuk rayu negara lain untuk menukar kebijakan dengan sebuah bantuan ekonomi.

- Sindiran untuk bangsa Indonesia yang bermental inlander. Tidak pede menghadapi bangsa Barat. b

Komentarku :

lagi2 ya begitulah.

3. Bag. ke-3

Diceritakan seorang tokoh Guru yang menjauhkan diri dari nafsu dunia. Tidak makan daging dan tidak menyentuh wanita. Sang Guru mempunyai ketertarikan yang dalam terhadap ilmu.

Kesanku menangkap :

- Sindiran kepada umat Islam di Indonesia yang masih banyak menjalankan agama-nya setengah-setengah.

- Pencari ilmu yang mencintai ilmu tidak akan lelah belajar.

- Televisi itu racun.

Komentarku :

Menurutku, makanan enak yang baik dan halal, wanita yang baik dan halal untuk kita (tau kan ? ya istri lah :P) justru akan membantu kita meraih nikmat dunia dan akhirat. Sementara yang sebaliknya, yang tidak baik dan tidak halal memang merupakan nafsu yang merusak.

Televisi sih sebenarnya bukan racun, acara-nya aja banyak yg isinya racun.

4. Bag. ke-4

Diceritakan ada mahasiswi master dari Belanda, cantik dan pintar , akan melakukan penelitian di Indonesia yang akan dibantu oleh seorang aktivis pemuda Indonesia, ganteng dan pintar.

Kesanku menangkap :

- Jalan pikiran dan idealisme pemuda yang meluap-luap, seringkali memang anti-keumuman, beda dari yang lain.

- Unsur romantisme.

Komentarku :

Kok mesti ada tokoh wanita cantik dan tokoh lelaki ganteng yang saling mengagumi ya :P, dan kedua-duanya diceritakan cerdas :P. Sebuah penyampaian tentang kewajaran atas tuntutan derajat yang sama dalam membentuk ketertarikan.

Kesimpulan sementara : Layak ditamatkan sebelum 2 bulan ini dan beli buku-nya :P

3 Responses to “Rahasia Meede”

  1. Wah, sorry nih… Tapi komentar/kesan2nya kurang cerdas dalam membahas buku ini…

  2. @areksby@sgp
    eheheh… it’s OK, ini komentar pribadiku kok, apa yg kutangkap dr yg kubaca. ga ada maksud membahas buku-nya untuk jadi referensi, lagipula jg cm beberapa bab awal.

  3. di bagian akhir kan dia ga terjebak dalam romantisme mas.. si cathleen ga berakhir dengan siapapun :D

    tapi emang alur buku ini penuh teka-teki ya, susah ditebak :) seru.
    jadi semangat bacanya..

    -padahal aslinya ga suka novel yg ga hepi ending-


Leave a Reply