SNMPTN was Senam PTN
By: rusiawan
Tags: anggaran, ekonomi, Indonesia, mahasiswa, pendidikan, PTN, SNMTPN, SPMB
Category: Komentar, Sehari-hari
Senam PTN, senam untuk calon mahasiswa kurang gizi.
Hari ini hari pertama SNMTPN. SNMPTN dibaca es-en-em-pe-te-en, adalah kependekan dari Saringan Masuk Nasional Perguruan Tinggi Negeri, ah tapi susah.. lebih mudah dibaca Senam PTN :P.
Ringkas, SNMPTN adalah sistem ujian nasional bagi calon mahasiswa untuk masuk ke PTN dan BHMN di Indonesia. Sebelum bernama SNMPTN sistem ini dulunya dikenal dengan nama SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru). Menilik sejarah, sudah cukup sering mekanisme ujian masuk ke PTN ini berganti nama. Tentunya tidak hanya nama yang berubah, masing-masing sistem ujian masuk tersebut memiliki pola yang berbeda.
Berikut sedikit sejarah dari mekanisme ujian masuk ke PTN di Indonesia (disadur dari http://lccptc.wordpress.com/2008/01/29/sejarah-spmb/),
1. Proyek Perintis 1/SKALU (Sekretariat Kerja sama antar Lima Universitas)
Tahun mulai : 1976
Anggota : IPB, ITB, UGM, UI, Unair
Tujuan : menolong para calon mahasiswa untuk menghemat waktu dan biaya.
Pola : Memilih PTN (pada tahun 1977 dirubah dengan harus memilih program studi juga).
2. SKASU (Sekretariat Kerja sama Antar Sepuluh Universitas)
Tahun mulai : 1979
Anggota : 5 anggota SKALU ditambah Brawijaya, ITS, Undip, Unpad dan USU
Tujuan : Melibatkan lebih banyak PTN
Pola : Peserta diijinkan memilih 3 program studi di 3 PTN.
Pada masa ini mulai sistem bersama seperti ini mulai marak, dikenal juga :
a. Proyek Perintis 2 ( penerimaan tanpa ujian di IPB, ITB, UGM, UI. Nantinya mulai tahun 1983 lebih dikenal dengan nama PMDK dengan berbagai turunannya di masing-masing PTN)
b. Proyek Perintis (seperti PP 1, diadopsi oleh 23 PTN lain)
c. Proyek Perintis 4 (diadopsi oleh 10 IKIP)
3. Sipenmaru (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru)
Tahun mulai : 1983
Tujuan : Nasionalisasi sistem, mengadopsi Proyek Perintis 1 dan 2 dan menghapus Proyek Perintis 3 dan 4.
Pola : Peserta memiliki 3 pilihan program studi PTN.
4. UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri)
Tahun mulai : 1989
Tujuan : Kurang tau :P. Pendapatku, kemungkinan karena perubahan pola.
Pola : Pada UMPTN terdapat pilihan IPA, IPS dan IPC dengan konfigurasi pilihan program studi secara berturutan 2, 2 dan 3.
Pada masa ini PMDK sudah dihapuskan, namun di sebagian besar PTN PMDK ini masih dipertahankan.
5. SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru)
Tahun mulai : 2002
Tujuan : Masih seperti UMPTN.
Pola : Mirip UMPTN, PMDK dihidupkan kembali dan kepanitiaan bersifat lokal (ada Panlok Medan, Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya dll. klo masih ada :D)
Aku yang adalah angkatan lulus SMU 2002 adalah alumni perintis dari SPMB. Aku mengambil jurusan IPA sehingga berhak memilih 2 program studi dari 2 PTN, yang pada waktu itu kupilih Teknik Elektro ITB dan Farmasi UGM. Pada waktu itu ITB sudah tidak menerapkan lagi PMDK dan belum ada mekanisme ujian mandiri, sehingga kami seangkatan murni masuk kandang gajah dari jalur SPMB.
6. SNMPTN (Saringan Masuk Nasional Perguruan Tinggi Negeri)
Tahun mulai : 2008
Tujuan : Menyelesaikan kekisruhan SPMB, yang terkait duit eh dana (baca, http://snmptn.wordpress.com/2008/04/15/seleksi-dijalankan-secara-nasional-spmb-jadi-snmptn/).
Pola : Sama dengan SPMB, hanya saja dengan jatah kursi yang semakin sedikit untuk para peserta-nya.
Mungkin kepanjangan yang lebih tepat adalah Sedikit Nomer Masuk Perguruan Tinggi Negeri :P
Menurutku, sistem penerimaan mahasiswa baru untuk PTN ini sangat penting di Indonesia karena memang SECARA UMUM PTN masih memiliki kualitas (dari berbagai pertimbangan seperti sistem pendidikan, biaya dll. ) yang lebih baik dibanding dengan PTS. Harus ada usaha untuk membuat pola yang baik, jujur dan sehat yang membuat semua anak bangsa ini mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa masuk ke PTN. Tidak bisa dipungkiri, maraknya penyelenggaraan ujian masuk mandiri oleh berbagai PTN favorit dengan konsekuensi biaya kuliah yang “lebih” memang telah mengurangi kesempatan anak bangsa yang kurang mampu untuk bersaing masuk ke PTN favorit karena jatah kursi yang berkurang di jalur SMPTN.
Namun tidak bisa juga menyalahkan PTN (terutama yang telah berstatus BHMN) karena mereka dituntut untuk bisa menjaga kualitas pendidikan mereka dengan dana yang harus diusahakan dan dikelola secara mandiri. Cara yang paling singkat dan mungkin untuk sebagian besar PTN tersebut di Indonesia adalah dengan cara seperti yang dianut sekarang, membebankan biaya kuliah yang lebih banyak kepada sebagian calon mahasiswa (yang nantinya menjadi mahasiswa) yang [orang tua-nya] mampu alias ekonomi tinggi alias berkantong tebal. PTN di Indonesia memang belum mampu untuk bergantung pada pendapatan mandiri PTN dari sektor usaha mandiri (riset, afiliasi perusahaan dll.), alih-alih bergantung pada alokasi APBN yang “sedikit” itu untuk pendidikan.
Lain cerita seandainya saja jika dari dulu pemerintah mengalokasikan, mengatur dan mengawasi APBN untuk pendidikan yang lebih tinggi, mungkin bisa jadi sekarang PTN di Indonesia lebih maju dan akhirnya bisa mandiri untuk mendanai operasional sistem pendidikan mereka. Tidak ada lagi kasus kisruh dana SPMB, lebih banyak beasiswa yang ditawarkan untuk mahasiswa kurang mampu.
Ya, apa mau dikata, karena pemerintah kita ya bisa-nya baru segitu, adik adik peserta Senam PTN emang harus berusaha keras agar bisa mengikuti senam bersama PTN idaman. PTN Indonesia pun nantinya harus lebih giat “senam” agar bisa makin “sehat”.
Mengeluh dan menyalahkan sistem bukanlah solusi. Semoga saja Senam PTN ini bisa menghasilkan calon mahasiswa yang sehat walau gizi-nya kurang :P.
Kenangan di Taman Hewan 160A/56, kandang gajah, paket makan 17-an berkelebat lagi di pikiranku.
*Mantan mahasiswa kurang gizi yang harus berjuang mandiri untuk bisa sehat dan lulus dari kandang gajah.

iya neh, ribet banget yamau masuk ptn aja?
mana yang diambil dikit bgt lagi….
masuk swasta deh gue…..
kalo kamu?
Masuk negeri mahal..
Masuk swasta apalagi..
Masuk KUA aj gt yaa??
Hohoho
assalamualaikum wr.wb
saya sigit, dari Keluarga Mahasiswa Klaten UNDIP
ingin kerja sama untuk kegiatan try out senam ptn
bisa ga ya….?
wassalamualaikum
yang mau pada daftar ayo semangat karena ini adalah salah satu kunci kesuksesan kamu.aku dulu ikut snmptn tahun 2008.alhamdulillah berkar rahmat Allah SWT aku bisa di Fisika salah satu ptn.Berjuang yaach
kepada para temanteman yang mau daftar senamptn jangan putus asa ayo semangat terus kalian pasti bisa lolos asssalkan kalian mau elajar keras,saya dulu juga peserta snmptn dan saya lulus di unnes semarang .makanya jangan putus asa selalu belajar dan berdo’a.tak doain moga lolos.
saya mau tanya pengertian umm ??