Minuman isotonik bikin sakit !

By: rusiawan

Nov 29 2006

Category: Kehidupan, Sehari-hari

29 Comments

Barusan dapat forward pesan di YM :

Bbrp minuman yg saat nie di larang & ditarik dari peredaran = frezz Mix, ize pop, nihdu orange drink, amazone, MIZONE, zhuka sweat, arinda, cafeta zone, amico sweat, oki jelly drink, jelly juice, fruit jam, zeger Iso Tonic, boy zone, coffe cup, jelly cool drink, ZPORTO, jungle juice, zes tea, mogu2…. MEngandung siklomat, bisa menyebabkan penyakit lupus ( marusak antibodi dan blm ada obat) larangan nie sdh di sebar di skul2 di JKT. Fw key g laen yach…

Search di Google nemu artikel berikut (Jawapos dan Republika) :
http://www.jawapos. co.id/index. php?act=detail_ c&id=256676

JAKARTA – Hati-hati mengonsumsi minuman dalam kemasan. Terutama minuman
berjenis isotonik. Zat pengawet yang ada dalam minuman kemasan itu sangat
berbahaya. Salah satunya dapat menyebabkan penyakit sistemic lupus
erythematosus (SLE) yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

Komite Masyarakat Antibahan Pengawet (Kombet) kemarin merilis hasil risetnya
terhadap 28 minuman dalam kemasan. Yang paling banyak diteliti adalah
minuman isotonik. “Ternyata sebagian besar minuman dalam kemasan mengandung
bahan pengawet yang membahayakan tubuh,” kata Ketua Kombet Nova Kurniawan
saat konferensi pers di Hotel Sari Pan Pasific kemarin.

Penelitian Kombet yang disupervisi Lembaga Penelitian Pendidikan dan
Penerangan Jakarta itu dilakukan di tiga laboratorium, yakni di Sucofindo
Jakarta, M-Brio Bogor, dan Bio-Formaka Bogor. Ada dua zat pengawet yang
dicari dalam minuman kemasan, yakni natrium benzoate dan kalium sorbet.
Riset tersebut dilakukan 17 Oktober hingga 3 November 2006.

Hasilnya, minuman dalam kemasan diklasifikasi dalam empat kategori. Kategori
pertama adalah produk yang tidak ditemukan bahan pengawet natrium benzoate
dan kalium sorbat. Yakni, Pocari Sweat, Vita-Zone, NU Apple EC, Jus AFI, dan
Sportion.

Kategori kedua, produk yang memakai pengawet natrium benzoat dan
mencantumkannya di label kemasan. Minuman yang masuk kategori ini adalah
Freezz Mix, Ize Pop, Nihau Orange Drink, Zhuka Sweat, Amazone, Kino Sweat,
Arinda Sweat, Arinda Ice Coffee, Cafeta, Vzone, Pocap, Amico Sweat, Okky
Jelly Drink, Deli Jus, dan Fruitsam.

Ada juga minuman yang mengandung dua pengawet, natrium benzoat dan kalium
sorbat, tetapi hanya mencantumkan satu jenis pengawet. Yakni Mizone,
Boy-zone, dan Zegar Isotonik. Yang paling parah adalah minuman yang
mengandung pengawet, tapi tidak mencantumkannya dalam label kemasan. Minuman
tersebut adalah Kopi Kap, Jolly Cool Drink, Zporto, Jungle Juice, Zestea,
dan Mogu-mogu.

“Kategori ketiga dan keempat masuk dalam kategori pembohongan publik. Dirjen
Pengawasan Obat dan Makanan Depkes harus bertindak tegas dan menarik produk
tersebut dari pasar,” kata Nova.

Kombet berencana melakukan class action terhadap BPOM karena mengeluarkan
izin minuman berbahan pengawet yang membahayakan manusia. Produsen minuman
juga dianggap melanggar Permenkes 722 Tahun 1988 tentang Bahan Tambahan
Makanan. Juga UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta UU No
7 Tahun 1996 tentang Pangan. “Jalur hukum sedang disusun berkasnya,”
katanya.

Peneliti Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) Nurhasan yang ikut dalam konferensi
pers kemarin mengatakan, perkembangan penyakit lupus meningkat tajam di
Indonesia. “Tahun ini saja, di RS Hasan Sadikin Bandung sudah terdapat 350
orang yang terkena SLE (sistemic lupus erythematosus) ,” jelasnya.

Penyakit tersebut merupakan peradangan menahun yang menyerang berbagai
bagian tubuh, terutama kulit, sendi, darah, dan ginjal. Hal itu disebabkan
adanya gangguan autoimun dalam tubuh.

Sistem kekebalan tubuh seseorang yang seharusnya menjadi antibodi tidak
berfungsi melindungi, tapi justru sebaliknya, menggerogoti tubuh sendiri.
Gejalanya, kulit membengkak, kencing berdarah atau berbuih, gatal-gatal, dan
sebagainya. “Penyakit ini menyebabkan kematian dan belum ada obatnya,”
terang Nurhasan.

Penyakit lain yang disebabkan bahan pengawet minuman dalam kemasan adalah
kanker. “Karena itu, produsen minuman kemasan sebaiknya memperhatikan hak
konsumen untuk sehat. Caranya dengan memperpendek masa kedaluwarsa atau
menghilangkan sama sekali bahan pengawet dalam minuman kemasan,” kata
Nurhasan. (tom/fal)

Dan

Rabu, 15 Nopember 2006

Banyak Minuman Kemasan tak Cantumkan Bahan Pengawet

Jika dikonsumsi terus menerus dan berakumulasi, akan menimbulkan efek terhadap kesehatan.

Sejumlah minuman kemasan yang beredar di pasaran ditengarai menggunakan bahan pengawet yang dapat berbahaya bagi kesehatan. Celakanya, pada label kemasan produk kerap tidak dicantumkan komposisi bahan pengawet tersebut sehingga sangat merugikan konsumen.

Ketua Komite Masyarakat Anti Bahan Pengawet (Kombet), Nova Kurniawan mengatakan, pihaknya menemukan adanya beberapa merek produk minuman kemasan yang mengandung bahan pengawet jenis kalsium sorbat dan natrium benzoat. ”Minuman kemasan itu biasa dijual di pasar, warung pinggir jalan, dan swalayan,” ujarnya kepada pers, Selasa (14/11) di Jakarta.

Untuk mengetahui ada tidaknya bahan pengawet dalam minuman kemasan, dilakukan kerja sama dengan tiga lembaga peneliti, yakni LP3ES, Sucofindo Jakarta, M-Brio Bogor dan Bio Farmaka Bogor. Sampel diambil secara acak, terutama pada jenis produk minuman isotonik, untuk selanjutnya diuji secara laboratorium.

Menurutnya, dari hasil riset terhadap 15 produk minuman pada tanggal 17-20 November 2006 oleh Sucofindo Jakarta, menunjukkan bahwa produk yang terdeteksi mengandung pengawet natrium benzoat (Na benzoat) adalah Zporto (376,17 miligram/liter), Freez Mix (267,84 mg/l), Arinda Sweat (286,08 mg/l), Zhuka Sweat (214,15 mg/l), Kino Sweat (260,86 mg/l), Amazone (433,30 mg/l) Boyzone (280,41 mg/l), Amico Sweat (289,93 mg/l), dan Pocap (263,39 mg/l). Produk yang mengandung kalium sorbat (K sorbat) adalah Zegar (95,37 mg/l). Sementara, yang terdeteksi mengandung Na benzoat dan K sorbat yakni Mizone (107,28 mg/l dan 91,20 mg/l).

Hasil riset M-Brio bogor yang dikeluarkan pada 3 Nopember terhadap produk yang sama menunjukkan Mizone (Orange Lime) mengandung K sorbat 113 mg/l dan Freez Mix mengandung Na benzoat 120 mg/l. Berikutnya, Arinda Sweat (Na benzoat 119 mg/l), Zegar (K sorbat 116 mg/l), Zhuka Sweat (Na benzoat 117 mg/l) Kino Sweat (Na benzoat 122 mg/l), Amazon (Na benzoat 118 mg/l), Boyzone (Na benzoat 123 mg/l) V-Zone (Na benzoat 120 mg/l) Americo Sweat (Na benzoat 121 mg/l) dan Pokap (Na benzoat 123 mg/l).

Laporan dari Bio Farmaka Research Center IPB Bogor juga menemukan Mizone baik rasa Passian Fruit dan Orange Lime mengandung pengawet natrium benzoat dan kalium sorbat, demikian pula pada produk Jungle Jus. Sedangkan untuk Vitazone, Pocari Sweat, Rezza Sportion, Nu Apple EC dan Jus AFI tidak ditemukan kedua jenis pengawet tadi.

Lebih jauh, Nova menyatakan, meski kandungan bahan pengawet rata-rata tidak terlalu besar, akan tetapi jika dikonsumsi terus menerus dan berakumulasi, akan menimbulkan efek terhadap kesehatan. Bahan pengawet pada dasarnya merupakan bahan yang ditambahkan pada makanan untuk menghambat terjadinya kerusakan atau pembusukan makanan dan minuman. Penggunaan pengawet terutama dilakukan oleh perusahaan yang memproduksi minuman mudah rusak. Dengan pemberian pengawet tersebut, produk minuman diharapkan dapat terpelihara kesegarannya.

Tetapi, meski mengandung bahan pengawet, masyarakat masih terus mengkonsumsi produk-produk itu. ”Masyarakat memang tidak diberitahu akan hal itu, karena pada label kemasannya, tak ada penjelasan tentang komposisi kandungan bahan pengawetnya,” imbuh Nova. Kalau pun dicantumkan, lanjut dia, penjelasan mengenai komposisi itu biasanya ditulis menggunakan huruf yang amat kecil, sehingga tidak mudah dibaca. Atau, memakai bahasa asing sehingga tidak mudah dipahami oleh konsumen.

Selama ini, ada tiga kelompok produk yang beredar di pasaran. Pertama, produk yang tidak menggunakan bahan pengawet. Kedua, produk yang menggunakan bahan pengawet dan mencantumkan pada label makanan. Ketiga, menggunakan bahan pengawet tapi tak mencantumkan pada kemasan. Padahal, adanya label yang mencantumkan komposisi kandungan bahan pada produk tadi, amatlah penting. Maka dari itu, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Depkes, harus bertindak tegas dengan mencabut izin produk minuman yang tidak sesuai ketentuan.

Sementara, Nur Hasan dari Lembaga Konsumen Jakarta (LKJ) mengatakan bahwa produk yang sengaja tidak mencantumkan komposisi bahan pada label kemasan, bisa dikatakan telah melanggar UU Perlindungan Konsumen, Peraturan Pemerintah tentang Iklan dan Label Pangan serta Pedoman Umum Pelabelan Produk Pangan. Menurutnya, tak hanya pengawet, sebenarnya produk makanan maupun minuman yang beredar, juga banyak mengandung bahan pewarna serta pemanis. ”Kita tentu sangat prihatin, karena penggunaan yang tidak terkontrol dari bahan-bahan tadi dapat berbahaya bagi kesehatan,” tandasnya.

Berbagai jenis penyakit bisa timbul akibat akumulasi dari bahan tersebut dalam tubuh. Seperti, kanker dan menyebabkan systemic lupus erythematosus (SLE), dan sebagainya. Dengan begitu, dia mengharapkan agar masyarakat lebih kritis dan berhati-hati dalam membeli produk minuman atau makanan kemasan antara lain dengan meneliti lebih dahulu komposisi kandungan bahan pada label kemasan. n yus

Mengenai SLE bisa dilihat disini :

http://en.wikipedia.org/wiki/Systemic_lupus_erythematosus

Aduh kemarin habis minum Zporto :( Engga lagi deh… takutttttttt.. aku belum nikah euy… (Lho kok ? )

29 comments on “Minuman isotonik bikin sakit !”

  1. -hmm YLKI nya gimana ya?-
    untung punya temen anak farmasi jadi bisa nanya nanya…hmm ;)

  2. Paling aman minum air putih aja…
    Minum teh…mengurangi risiko terkena kanker, tapi minum teh juga akan mengurangi penyerapan zat besi sehingga bisa menyebabkan anemia.
    Pilih mana?

    Air putih…selalu disarankan oleh dokter. Pernah sakit typhus?…saran dokter, obat terbaik adalah istirahat dan minum air putih sebanyaknya. Agar tak kena sakit ginjal? Minum air putih banyak2.
    Pengin kurus…minum air putih banyak2 sampai perut kembung (kan jadi ga doyan makan)….hehehe

  3. ieu yeuh daftar kadaharan nu teu meunang di hakan jeung di inum ku manusia jiga urang balarea komo mun ku barudak mah omat tong di paraban nu karitu nyah!

  4. hei babaturan jip2004 salam dari bandung, nih ane kairim daftar makan dan minuman yang ditolak perut kita dan anak-anak kita
    ieu yeuh daftar kadaharan nu teu meunang di hakan jeung di inum ku manusia jiga urang balarea komo mun ku barudak mah omat tong di paraban nu karitu nyah!

  5. frezz Mix, ize pop, nihdu orange drink, amazone, MIZONE, zhuka sweat, arinda, cafeta zone, amico sweat, oki jelly drink, jelly juice, fruit jam, zeger Iso Tonic, boy zone, coffe cup, jelly cool drink, ZPORTO, jungle juice, zes tea GO TO HELL AJA!!!

  6. untungnya aku lebih suka beli pocari sweat jadi ya ga takut deeeeeeeh!!

  7. hati hati produk makanan sekarang
    kalau makanan dan minuman membahayaka kenapa ada izin depkes
    aneh kan kita ini

  8. duh…sayang sekali yah banyak perusahaan produsen minuman isotonik yang gak punya hati,, masa konsumen’y ditipu teruzzzz!!

  9. Sebenernya sapa yang salah segh??????
    Pembuat minuman isotoniknya ato pemerintah yang uda ngasi ijin???????
    Kayaknya dua2nya salah dhe……
    Truz sapa yang harus dihukum???????
    Masa pemerintahnya juga kena hukum penjara????????????
    Klo pemerintah masuk penjara, sapa yang jalanin pemerintahan di Indonesia????????
    TOLONG bantu aq cari jawabannya………..
    Thx

  10. saya harap pada setiap labortorium penelitian untuk menganalisa minuman-minuman yang lin, jangan hanya minumn yang merknya itu-itu aja klo bisa untuk minuman-minuman import yang beberapa adalah minuman isotonik, tapi jangan minuman isotonik aja karena bisa saja minuman-minuman yang lain mungkin ada bahan pengawet yang lebih berbahaya lagi jadi tolong lebih teliti dan cermat dalam menganalisanya.

  11. selama bahan pengawet itu dipakai sesuai dengan dosis yang ditentukan, gk membahayakan kok… cuma pemakaiannya jngan trlalu sering… ya klo dlm jngka panjang pasti akan brdampak pd ksehatan kita. tapi apakah kita memang akan terlepas/bebas dari bahan pengawet?????….. saya rasa tidak………

  12. Klo menurut saya, kita sih ga bakal bisa ninggalin yg begituan…
    kita jg ga bisa nyalahin pemerintah, sebenernya sih tinggal kitanya aja yg pinter2 milih apa kita harus minum2an seperti itu atau tidak sama sekali agaknya klo sekali2 blh aja asal jg terlalu sering aja…Tul gak..??

  13. guys pernah tau nggak minuman yang judulnya “YAKI SNOW”???
    itu minuman isotonik trus ada seratnya juga, nulisnya tanpa bahan pengawet lho… trus pas kulihat kandungannya emang ngga ada kalsium sorbat dan natrium benzoatnya…
    ku baik-baik aja minum itu, so gimana menurut kalian?
    mungkin bisa jadi referensi kalo temen-temen pada mau beli minuman isotonik plus ada seratnya juga… hehehe… rasanya juga enak banget ada yang peach, jambu, orange, hmm…. apalagi y? yg pasti ku suka banget yg rasa peach… waaa…. jadi pengen beli^^

  14. saya tertarik sekali dengan adanya temuan tersebut. dengan begitu saya bisa menghemat uang jajan anak saya. dengan menakuti kepada anak saya bahwa makanan dan minuman dari warung berbahaya. jadi skrng anak saya tumbuh besar dan sehat dan di kelas mendapat rangking kesatu dan murid teladan. dan istri saya bahagia dgn keadaan ini.
    menuju keluarga yg sakinah mawaddah warrahmah.

  15. dengan adanya informasi ini mudah-mudahan pemain PERSIB tidak jajan dan minum sembarangan sehingga bisa menjuarai liga ini.
    hidup PERSIB lah … ?????

  16. enaknya tuh yah n amannya yah minum air putih jach
    dari pada pusing-pusing pilih-pilih minuman yang ga jelas manfaatnya bagi tubuh mending yang pasti-pasti aja. lagi pula minim air putih kan ga perlu bayar. dirumah tinggal ambil aja, ke kampuz tinggal bekal aja pake botol. praktis dan ekonomis itung-itung menghemat uang jajan gitu deh

  17. Waw… kalo gak berlebihan gak apa-ap kali yah?

  18. Hi everyone,,ternyata minuman isotonik berserat YakiSnow itu rasanya emang echoi banget tuch,, belum pernah ada yang kayak begituan.
    en seratnya gak keliatan,, sampai aku keluarin tuch seratnya,, aku tuang ke gelas juga gak terlihat,,jadi pas banget dech minuman itu…
    dan lagi yang berwarna tuch,,, cuman botolnya aja,,, emang betul kalau tanpa zat pewarna..
    aku paling suka sich,, rasa jambu dan shaddock/..

  19. Lah,.. terus disuruh minum apa dong? Air Putih aja banyak mikrobanya.

  20. Dunia farmasi sudah begitu tua memakai bahan pengawet. Di Badan POM malah ada buku tentang Bahan tambahan makanan yang diizinkan. Kombet apa bisa memeriksa itu ??
    Pakar… silakan berdebat…asal kita tetap bisa aman.
    Tapi COCA di coca-cola itu apa yach…
    Salam

  21. Menuyut aqyuh iagh. . .
    mnum ir puTiH aJJ iaGH!!!!!!!!!!!!

    YaNg aLaMi” JJ deCh. . .
    Gag uCah mCem”

    …………………
    tengsiu ia,,
    tha..tha
    ..C…U..

  22. Ati”
    Jaga kcHtAn. .
    ;-)

  23. poum”
    yemmmmhhh
    …………

    cuph..cuphi
    ;-p

  24. kita suka diberi info tentang data kesakitan…tapi kalo diperiksa pada RS, tak ada dokumen rekam medik yang bisa membuktikannya…
    Bagaimana ini bisa terjadi ?? Siapa mau selidik ??
    Datanglah ke seminar kesehatan… Kalo seminarnya tentang mata, maka 40 persen rakyat Indonesia kena penyakit mata…, kita ke seminar TBC maka 70 persen kena TBC, ke seminar apa… maka kita semua sakit apa… Maka GAMBARAN orang Indonesia mungkin payah jika diilustrasikan seorang KARTUNIS berbakat.
    Jika kita periksa laporan… angka-angka itu tak ada…
    Salam.

  25. Penelitian tentang kuman pada SUSU yang pernah heboh kok diBuang begitu saja… Masak uang negara dipakai buat peneliti lalu setelah terbukti membahayakan masyarakat, tiba2 beritanya bisa diendapkan begitu ??? Soal susu ini jauh lebih penting disoal dari pada minuman ISOTONIK yang sekarang dibincang lagi… mestinya TUNTASkan dulu…dan jangan ada yang diBUANG kasusnya.
    Dimana penegak HUKUM semuanya ???????????

  26. Yg alami memang yg terbaik, Nabi Adam ja dulu g minum2an gituan masih bisa hidup panjang, bekerja keras n bisa punya anak yg banyak…
    Sebenernya minuman isotonik tu isinya cuma garam2an (garam dapur/ NaCl) & ditambah vitamin, mineral n elektrolit ja..klo mau bikin sendiri jg bisa..caranya jus ja buah2n dan ditambah garam duikit banget lalu diminum dech…(aq serius)
    tp ati2 kebanyakan garam bisa menyebabkan darah tinggi (hipertensi). Sebenernya masakan yg dikasi garam tu jg uda bisa memenuhi kebutuhan garam kt lo. Jd dengan garam td energi qt dpt kembali lg tapa harus ada bhn pengawet lg dech.
    Emang sich qt g bs lepas dari pengawet tp setidaknya meminimalkan agar bahan2 itu tdk sampai msk ke dlm tubuh qt…

  27. Terima kasih atas infonya.

  28. Thanks for enabling me to gain new ideas about computers.

    I also possess the belief that certain of the best ways to maintain your notebook computer in prime condition is to use a hard plastic-type material case, or maybe shell, that
    suits over the top of your computer. Most of these
    protective gear are model distinct since they are made to fit perfectly over the natural outer shell.
    You can buy them directly from the vendor, or via third
    party places if they are readily available for your laptop,
    however don’t assume all laptop will have a covering on the market. Again, thanks for your tips.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: